JAKARTA – PT Forza Land Indonesia Tbk (FLI) akan melakukan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/ IPO) dengan melepas 312,5 juta lembar saham atau sebanyakbanyaknya 20 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dengan nominal 100 rupiah.

Direktur Independen Forza Land Indonesia, Patris Jasur, mengatakan harga IPO akan dibandrol 300-350 rupiah per lembar saham. “Kami akan melepas 312,5 juta lembar saham untuk IPO,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (16/11).

Patris menjelaskan, IPO dilakukan setelah melakukan diskusi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menilai saat ini merupakan waktu yang paling tepat. “Dengan kita melakukan IPO maka kita akan banyak terbantu. Dengan begini kita menjadi lebih tertib, dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka sehingga lebih dipercaya oleh publik,” ujarnya.

Diperkirakan dana segar yang akan dihimpun oleh Perseroan dari IPO sekitar 93,75 miliar rupiah hingga 109,37 miliar rupiah. Dana hasil IPO sekitar 40 persen akan digunakan untuk penyertaan pada PT Borneo Sarana Properti (BSP) sebesar 99,01 persen, yang seluruhnya merupakan saham seri B sebanyak 250 ribu lembar saham. Saham seri baru diambil dari saham portepel BSP sebesar 160 ribu rupiah.

Penyertaan yang dilakukan Perseroan pada BSP akan digunakan sebesar 25 miliar rupiah untuk pembayaran utang pokok dan bunga pada PT Cipta Intan Persada sebesar 15 miliar rupiah untuk modal kerja BSP. Lalu sekitar 13 persen akan digunakan Perseroan untuk melunasi utang pokok dan bunga pada PT Cipta Intan Persada. Sisanya akan digunakan Perseroan untuk modal kerja.

Emisi Waran

Selain melakukan IPO, Perseroan juga berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 437,5 juta Waran Seri I, yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif dengan perbandingan 5 saham baru berhak atas 7 waran. Dana hasil pelaksanaan Waran Seri I seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan dan entitas anak.

Perseroan juga akan menerbitkan Medium Term Note (MTN) senilai 300 miliar rupiah pada tahun ini. Dana tersebut dipersiapkan untuk membiaya belanja modal kerja Peseroan pada 2017. Kebutuhan modal kerja Perseroan pada tahun depan sekitar 300an miliar rupiah. “Sebagian dana modal kerja disumbang dari IPO dan MTN,” ucapnya.

Patris menuturkan bahwa MTN yang akan diterbitkan nantinya akan diserap oleh Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Namun sayangnya ia tidak bisa menyebutkan secara gamblang pihak mana yang akan menyerapnya. “MTN yang akan kita terbitkan itu nanti akan diserap oleh RDPT. Untuk RDPT saat ini sudah di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kita targetkan mungkin akan lebih cepat dari pelaksanaan IPO ini,” tuturnya.

Dana hasil MTN akan digunakan untuk mendukung pengembangan properti milik perusahaan, di antaranya proyek ONE Azure Serpong.

sumber: koran-jakarta.com

03 May 2017

Dear Our Valued Customer,

Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan kepercayaan anda, sehingga pada tanggal 28 April 2017, kami telah melakukan pencatatan saham perdana PT FORZA LAND INDONESIA Tbk di Bursa Efek Indonesia. 
Terimakasih atas dukungan da

Read More

17 February 2017

PT Forza Land Indonesia Tbk, akan segera melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO).

Read More

17 February 2017

PT Forza Land Indonesia Tbk tengah menyelesaikan beberapa proyek pembangunan apartemen di beberapa wilayah 

Read More

16 November 2016

PT Forza Land Indonesia Tbk berencana akan menerbitkan surat utang Medium Term Note (MTN) senilai Rp300 miliar.

Read More

07 November 2016

Forza Land yang baru saja melakukan penawaran saham perdana sebanyak 312,5 juta lembar saham, berencana ekspansi ke Kalimantan.

Read More

28 September 2016

PT Megah Satu Properti (Forza Land) dan PT Bintang Auto Global berencana melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham pada kuartal IV-2016.

Read More